Dalam proses penggunaan, mesin sandblasting otomatis mudah terkena kelembapan akibat pengoperasian yang tidak tepat. Oleh karena itu, untuk memastikan efisiensi dan kinerja peralatan, pengoperasian peralatan harus kedap air, peralatan harus ditempatkan di tempat yang berventilasi baik, pencahayaan alami harus optimal, dan peralatan sebaiknya dilengkapi dengan spons penyerap kelembapan untuk menghilangkan debu dan kotoran, serta spons perlu diganti secara berkala. Jika peralatan sandblasting terkena kelembapan selama proses penggunaan, fungsi peralatan akan sangat terpengaruh.
Jadi, bagaimana cara melakukan pekerjaan yang baik dalam metode anti lembap pada mesin sandblasting? Peralatan harus ditempatkan di tempat yang berventilasi, pencahayaan yang baik saat beroperasi, lubang pembuangan panas pada peralatan harus dilengkapi dengan spons penyerap debu, dan spons tersebut harus sering diganti. Perawatan anti air dapat dilakukan pada peralatan, seperti penyemprotan, pencelupan, penyegelan, dan proses lainnya untuk memperkuat fungsi anti lembap peralatan.
Pilih komponen dan material elektronik dengan higroskopisitas rendah untuk mencegah perangkat terpengaruh oleh kelembapan. Jika peralatan tidak sering digunakan, sebaiknya diletakkan di tempat kering, diberi pengering, dan ditutup dengan penutup pelindung. Jika peralatan sandblasting terkena hujan lebat atau musim hujan lainnya, dapat menggunakan pengering silika gel yang berubah warna, dan sering mengganti pengering tersebut. Bersihkan dan rapikan peralatan untuk memastikan kebersihan peralatan dan lingkungan kerjanya.
Kesimpulannya, kita harus melakukan pekerjaan yang baik dalam pengoperasian mesin sandblasting agar kedap air, dan melindungi peralatan sandblasting agar peralatan tersebut dapat berfungsi dengan lebih baik.
Waktu posting: 08 Februari 2022







