Selamat datang di situs web kami!

Alumina Fuse Coklat, 95% vs 90%

Kata kunci: abrasif, alumina, tahan api, keramik

Alumina lebur cokelat adalah jenis bahan abrasif sintetis yang dibuat dengan melebur bauksit dengan bahan lain dalam tungku busur listrik. Bahan ini memiliki kekerasan dan daya tahan yang tinggi, sehingga cocok untuk berbagai aplikasi industri.

Kegunaan utama alumina lebur cokelat adalah:

• Sebagai bahan abrasif untuk penyemprotan pasir, penggilingan, dan pemotongan.

• Sebagai bahan tahan api untuk melapisi tungku dan peralatan suhu tinggi lainnya.

• Sebagai bahan keramik untuk memproduksi produk berbentuk atau tidak berbentuk.

• Sebagai bahan pelapis untuk persiapan logam, laminasi, dan pengecatan.

Kandungan BFA (Bachelor of Fine Arts) bervariasi, seperti 95%, 90%, 85%, 80%, dan bahkan persentase yang lebih rendah.

Semakin tinggi persentasenya, semakin tinggi kemurnian dan kekerasan material tersebut. Hal ini dapat memengaruhi warna, ukuran, dan penggunaan material tersebut.

Alumina lebur cokelat 95% memiliki warna putih atau putih kekuningan, sedangkan alumina lebur cokelat 90% memiliki warna cokelat atau krem. Hal ini disebabkan oleh adanya pengotor dalam material tersebut, seperti titanium oksida dan besi oksida.

Alumina leburan cokelat 95% terutama digunakan dalam roda gerinda dan alat potong berkinerja tinggi, sedangkan alumina leburan cokelat 90% digunakan dalam roda gerinda, kertas amplas, dan produk abrasif lainnya. Semakin tinggi kemurniannya, semakin tinggi ketahanan abrasi material tersebut.

Alumina lebur cokelat 95% memiliki struktur kristal heksagonal, sedangkan alumina lebur cokelat 90% memiliki struktur kristal trigonal. Perbedaan struktur kristal ini dapat memengaruhi ukuran dan bentuk partikel.

asd


Waktu posting: 05-03-2024
spanduk halaman